Abstract :
Latar Belakang : Makrosomia merupakan salah satu penyulit persalinan dan dapat
menimbulkan komplikasi bagi ibu maupun bayi. Insidensi makrosomia rata-rata
0,2-2% dari seluruh kelahiran sehingga perlu adanya deteksi dini penyebab
kelahiran bayi makrosomia. Salah satu untuk mengurangi AKB dan AKI yaitu
dengan memberikan asuhan kebidanan berkesinambungan (contunity of care)
Tujuan :Studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis asuhan kebidanan
komprehensif dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir sampai
pemakaian alat kontrasepsi.
Metode : Studi kasus yang digunakan adalah deskriptif, studi kasus ini dilakukan
di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul dan di Puskesmas Sedayu II
menggunakan manajemen 7 langkah varney denga data perkembangan SOAP.
Hasil: Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. R umur 27 tahun G2P0A0Ah1
diberikan sejak ibu hamil TM III, bersalin, nifas hingga KB. Hasil penelitian
pemeriksaan fisik ditemukan kenaikan berat badan ibu berlebih, dari data subjektif
ibu memiliki keturunan bahwa keluarga pernah mengalami persalinan bayi besar
dan diberikan tindakan persalinan sectio caesarea untuk meminimalkan komplikasi
pada ibu dan bayi., nifas normal dan responden sebagai askeptor KB IUD
Kesimpulan: Telah diberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil untuk mencegah
terjadinya risiko kelahiran bayi makrosomia. namun masalah yang di alami ibu
tidak teratasi karena adanya factor keturunaan yang tidak bisa dikendalikan, masa
nifas normal, bayi besar dan pemakaian alat kontrasepsi IUD.
Kata Kunci : Asuhan Komprehensif, Makrosomia.