Abstract :
Latar Belakang: Kota Yogyakarta merupakan Kabupaten dengan angka Unmet need
tertinggi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu sebanyak 43,3 % PUS yang artinya
masih banyak PUS yang belum menggunakan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim atau AKDR
sebagai pilihan alat kontrasepsi.
Tujuan Peneliti: Tujuan dari peneliti adalah untuk mengetahui apa saja faktor faktor yang
mempengaruhi minat ibu dalam pemakaian kontrasepsi IUD (Intra Uterine Device.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
Cross-Sectional. Dalam Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Purposive
Sample yaitu sebanyak 67 orang Cara pengumpulan data menggunakan kuesioner secara
langsung kepada responden yang melakukan KB di Puskesmas. Teknik analisis
menggunakan uji korelasi Spearman Rank.
Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui karakterisitik
berdasarkan usia responden yang melakukan KB di Puskesmas Kasihan II Bantul mayoritas
berusia 26-35 tahun yaitu sebanyak 44 responden dengan presentase 66%, mayoritas
responden menempuh pendidikan sampai SMA yaitu sebanyak 49 responden dengan
presentase 73,1%, responden yang melakukan KB di Puskesmas Kasihan II Bantul adalah
mayoritas ibu rumah tangga yaitu sebanyak 35 responden dengan presentase 52,2% yang
dimana mereka juga tidak memiliki pendapatan tetap perbulannya. Hasil Analisa dengan
uji Spearman Rank menunjukan tidak ada pengaruh antara dukungan keluarga dengan
minat ibu dalam pemakian kontrasepsi IUD di Puskesmas Kasihan II Bantul (0,642 > 0,05),
tidak ada terdapat hubungan yang signifikan antara Pendidikan dengan minat Ibu dalam
pemakaian kontrasepsi IUD (0,021 ? 0,05) dan terdapat hubungan yang signifikan antara
status ekonomi dengan minat ibu dalam pemakaian kontrasepsi IUD (0,047 ? 0,0)5.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui terdapat
hubungan yang signifikan antara Pendidikan dan status ekonomi. Dimana Pendidikan dan
status ekonomi mempengaruhi minat ibu dalam pemakaian kontrasepsi IUD di Puskesmas
Kasihan II Bantul Yogyakarta.
Kata Kunci: IUD (Intra Uterine Device), faktor-faktor, Kabupaten Bantul