Abstract :
Latar belakang: Corona virus 2019 (2019-nCov) atau yg lebih dikenal dengan
covid-19 menyebar melalui tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat
batuk atau bersin. Penyebaran yang sangat cepat ini menyebabkan terjadinya
peningkatan kasus Covid-19. Sejak kasus ini terjadi, ekonomi di Indonesia
melambat, laporan terbaru mengungkapkan bahwa Gross Domestic Product (GDP)
di 2020 turun menjadi sekitar 3% Pada titik ini, sekitar 22 juta orang Indonesia
pernah mengalami kelaparan pada tahun 2016-2018. Penurunan ekonomi akibat
pendemi memberikan dampak yang cukup signifikan beberapa negara di dunia
terutama di Asia Penerapan Protokol Kesehatan di Indonesia kemudian
berpengaruh ke tingkat Pendidikan dan tingkat sosial ekonomi masyarakat.
Kebijakan yang di ambil pemerintah dengan menerapkan perilaku protokol
kesehatan tentu juga akan berdampak pada merosotnya ekonomi masyarakat.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui hubungan Tingkat Pendidikan, Tingkat
Sosial Ekonomi dengan Perilaku Protokol Kesehatan Covid-19 di dusun Dundan,
Ngrame Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta.
Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah inferensial (induktif) dengan
pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian ini dilakukan di Dusun Tundan,
Ngrame Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta. Analisis bivariat penelitian ini
menggunakan uji regresi berganda.
Hasil Penelitian : Dari hasil analisis regresi diperoleh F hitung sebesar 9,699 dan
probabilitas sebesar 0,000. Karena sig F hitung<5% (0,000 < 0,05). Secara simultan
dapat disimpulkan bahwa Pendapatan Keluarga,Pendidikan secara bersama-sama
berpengaruh terhadap Perilaku Protokol Kesehatan Covid 19.
Simpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara Tingkat Pendidikan dan
Tingkat Sosial Ekonomi dengan Perilaku Protokol Kesehatan Covid-19.