Abstract :
Penelitian ini berawal dari adanya beberapa santri yang tidak mengikuti
rutinitas yang harus dilakukan oleh santri Tahfizhul Quran. Dengan tidak
mengikutinya, maka akan menjadi penghambat santri dalam menyelesaikan
hafalannya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai problematika yang
dihadapi oleh santri Tahfizhul Quran di Pondok Pesantren Al-Fithroh dalam
menyelesaikan hafalan dan mengetahi bagaimana solusi dari problematika tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian
di Pondok Pesantren Al-Fithroh, Jejeran, Wonokromo, Pleret, Bantul, Yogyakarta.
Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data
sekunder. Data primer diperoleh dari objek pertama melalui wawancara kepada
pengurus pondok pesantren, dua guru pendamping dan seluruh santri Tahfizhul
Quran di Pondok Pesantren Al-Fithroh sebanyak 41 orang. Data sekunder diperoleh
dari buku, jurnal, arikel dan skripsi. Dalam pengumpulan data melalui observasi,
wawancara dan dokumentasi. Teknik untuk memeriksa keabsahan data
menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik.
Hasil dari penelitian ini yaitu problematika yang ada pada santri Tahfizhul
Quran dikelompokkan menjadi dua yaitu problematika internal dan problematika
eksternal. Problematika internal diantaranya: malas, mengantuk, kurang istiqomah,
sulit membagi waktu, kurang teliti dan susah menghafal. Problematika eksternal
diantaranya yaitu lingkungan yang ramai, adanya ayat yang sulit dan masalah
dengan teman atau keluarga. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi
problematika diatas dapat dilakukan melalui diri sendiri dan juga ada upaya yang
dilakukan melalui guru pembimbing dan pihak pondok pesantren.
kata kunci: Problematika Santri, Menghafal Al-Qur?an, Pesantren