Abstract :
Latar Belakang : Periode pasca melahirkan (post partum) adalah periode
setelah kelahiran bayi dimana sang ibu menyusuaikan diri baik fisik maupun psikis.
Selama periode tersebut, sebagian besar wanita memandang bentuk tubuh dan
ukuran tubuhnya sebagai perubahan yang negatif. Hal ini mempengaruhi
bagaimana para wanita dewasa muda atau pasca melahirkan mempersepsikan
bentuk dan ukuran tubuhnya atau yang biasa disebut dengan body image. Setelah
Melahirkan, Tubuh jarang cepat kembali seperti bentuk tubuh sebelum melahirkan,
perasaan tidak puas dengan tubuh mengindikasikan bahwa sebagian besar wanita
memandang bentuk tubuh dan ukuran tubuh nya sebagai perubahan yang negatif
dan hasil ini mengakibatkan body image negatif.
Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya
hubungan antara body image dengan asupan makan ibu menyusui.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan
rancangan cross ? sectional. Body image sebagai variabel independen, dan variabel
dependen adalah Asupan makan ibu menyusui, penelitian ini menggunakan analisis
chi ? square
Hasil : p value = 0,037 pada analisis hubungan body image dengan asupan energi
yang, analisis hubungan body image dengan asupan protein p value = 0,291, pada
analisis hubungan body image dengan asupan lemak p value = 0,617 dan pada
analisis hubungan body image dengan asupan karbohidrat p value = 0,071.
Kesimpulan : Berdasarkan hasil analisis tersebut didapatkan bahwa terdapat hubungan
secara signifikan antara body image dengan asupan energi pada ibu menyusui, namun tidak
terdapat hubungan yang signifikan antara body image dengan asupan protein, lemak,
karbohidrat pada ibu menyusui.
KATA KUNCI : Body Image, Asupan Makan, Ibu Menyusui