Abstract :
Latar belakang: Penyebaran COVID-19 yang semakin meningkat, dengan cepat
pemerintah mengeluarkan kebijakan dalam menanggulangi penyebaran yang secara
luas. Salah satunya adalah pelaksanaan pembelajaran dari rumah atau daring.
Pelaksanaan pembelajaran daring membuat sebagian orang tua merasa cemas, dikarena
waktu, biaya dan memahami materi pelajaran anaknya. Hal ini dapat menimbulkan
kecemasan. Penyebab kecemasan yang paling utama ibu belum terbiasa dengan
kegiatan virtual dan mempunyai kewajiban harus mencari nafkah dalam memenuhi
kebutuhan sehari-hari.
Tujuan: untuk mengetahui gambaran kecemasan pada ibu dengan anak sekolah yang
belajar di rumah selama pandemi COVID-19 di Dusun Balong.
Metodologi penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif.
Sampel adalah ibu dengan anak sekolah dasar yang belajar di rumah dengan jumlah 61
orang di Dusun Balong RT 01 sampai RT 08. Pengambilan sampel dilakukan dengan
teknik propotional sampling dengan menggunakan kuesioner State-Trait Anxiety
Inventory (STAI). Teknik analisis data menggunakan analisis deskripsi kategorik.
Hasil Penelitian: hasil penelitian yang didapatkan dalam penelitian ini dengan
menganalisis karakteristik responden didapatkan hasil pada usia mayoritas berusia ?
35 tahun (57,37 %), berdasarkan tingkat pendidikan mayoritas berpendidikan atas
(86,83 %), dan berdasarkan pekerjaan mayoritas responden bekerja (67,22 %).
Sedangkan berdasarkan tingkat kecemasan mayoritas responden dalam katagori
kecemasan sedang yaitu sebanyak 90,17 %.
Kesimpulan: terdapat kecemasan ibu dengan anak sekolah yang belajar di rumah
selama pandemi dengan katagorik kecemasan sedang, mayoritas berusia ? 35 tahun,
berpendidikan atas, dan dengan status bekerja.
Kata Kunci: Kecemasan, Kecemasan, Belajar dari Rumah, COVID-19