Abstract :
Latar Belakang : Sindrom Metabolik merupakan kumpulan gejala yang
dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit kardiovaskuler. Sindrom
Metabolik pada penderita Skizofrenia dapat menyebabkan terjadinya
peningkatan mortalitas akibat perkembangan penyakit kardivaskuler
Tujuan : tujuan peneliatian ini adalah untuk mengidentifikasi adanya
hubungan antara usia, jenis kelamin, status pekerjaan, penggunaan
antipsikotik dengan kejadian sindrom metabolikpada penderita skizofrenia
Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah metode analitik korelasi
dengan rancangan cross sectional. Responden pada penelitian ini adalah
penderita skizofrenia yang sedang menjalani rawat inap di RSJ Grhasia.
Jumlah sampel yaitu 30 responden, dengan menggunakan purposive
sampling. Penentuan diagnosis Sindrom Metabolik menggunakan kriteria
NCEP ATP III
Hasil :Pada penelitian ini, di dapatkan hasil bahwa pada uji statistic
Spearman?s rank terdapat hubungan antara usia dengan kejadian sindrom
metabolic. Sedangkan untuk variable jenis kelamin menggunakan uji
Fisher's Exact Test didapatkan hasil ada hubungan antara jenis kelamin
dengan kejadian sindrom metabolik
Kesimpulan :Terdapat hubungan antara usia dan jenis kelamin terhadap
kejadian sindrom metabolik
Kata Kunci : usia, jenis kelamin, status pekerjaan, penggunaan
antipsikotik, sindrom metabolik, skizofrenia
1
Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Alma Ata
2
Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Alma Ata