Abstract :
Latar belakang : Masih tingginya AKI dan AKB di Indonesi terutama di daerah DIY.
Penyebab tingginya AKI yaitu perdarahan intrapartum, penyakit penyerta untuk itu
dilakukan asuhan kebidanan secara komprehensif untuk menekan AKI dan AKB di
Indonesia.
Tujuan : Memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil, bersalin,
nifas dan bayi baru lahir dengan mengunakan pendekatan manajemen kebidanan 7
langkah varney pada Ny. F di Pedes, Argomulyo, Sedayu, Bantul.
Metode : Studi kasus yang digunakan adalah deskriptif. Subjek studi kasus ini ibu
dengan riwayat pernah merasakan tanda ketidaknyamanan pada kehamilan trimester III
pada waktu hamil.Rencana studi kasus ini akan dilakukan di Pedes, Argomulyo, Sedayu,
Bantul dan dilakukan kunjungan rumah. Teknik pengambilan data dalam Studi Kasus ini
adalah observasi langsung, wawancara dan studi dokumentasi dari buku KIA.
Hasil : Dari pengkajan data subyektif ibu mengeluh kaki bengkak, mengeluh
mengeluarkan cairan seperti darah segar dari jalan lahir tanpa disertai nyeri perut dan
data obyektif KU baik, pada pemeriksaan leopold IV kepala janin belum masuk pintu
atas panggul dari hasil pemeriksaan penunjang yang dilakukan oleh dokter hasil USG
didapatkan plasenta berada ditepi dan volume air ketuban berkurang. Didapatkan
diagnosa kebidanan Ny F umur 33 tahun G1P0A0 hamil 34 minggu dengan plasenta
previa. Penanganan yang di berikan adalah menganjurkan ibu untuk tidak melakukan
aktivitas berat, menganjurkan ibu untuk tidak berhubungan seksual dan kolaborasi
dengan dokter rencana persalinan secara sectio sesarea tanggal 25 april 2021, dan bayi
lahir secara sectio sesarea tanggal 25 April 2021 berat lahir 3000 gram, PB 47 cm, jenis
kelamin perempuan, menangis kuat, warna kulit kemerahan tonus otot baik. Tidak terjadi
komplikasi saat persalinan.
Kesimpulan : Pada kasus Ny F dengan plasenta previa tidak ada kesenjangan antara
teori dan praktik.
Kata Kunci : Asuhan Kebidanan Komprehensif, Angka Kematian Ibu, Angka Kematian
Bayi.