Abstract :
Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB)
di Indonesia masih cukup tinggi. Penyebab kematian ibu dan kesakitan perinatal
yaitu letak sungsang sebanyak 13% dan kehamilan serotinus 3 kali dibanding
kehamilan aterm. Upaya penurunan AKI dan AKB yaitu dengan meningkatkan
kualitas pelayanan kesehatan dengan pemberian asuhan kebidanan secara
Continuity of Care sejak masa kehamilan hingga masa nifas baik untuk ibu
maupun bayinya serta keluarga berencana.
Tujuan: Memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu dari hamil,
bersalin, nifas, bayi baru lahir (BBL) hingga keluarga berencana.
Metode Penelitian: Metode studi kasus yang digunakan adalah deskriptif. Lokasi
pengambilan data dilaksanakan di rumah responden, PMB Widyawati, dan RS
KIA Ummi Khasanah pada periode bulan Maret 2021 s/d Juni 2021. Instrumen
yang digunakan yaitu buku KIA, rekam medis, dan format asuhan kebidanan
kehamilan sampai BBL. Teknik pengambilan data yaitu observasi, wawancara
dan studi dokumentasi rekam medis.
Hasil Studi Kasus: Identitas pasien bernama Ny. I umur 27 tahun. Hasil akhir
asuhan kebidanan ibu hamil letak sungsang yaitu letak janin sudah kembali
normal dimana kepala sudah berada dibagian bawah karena ibu bersedia
melakukan posisi knee chest. Ibu bersalin dengan usia kehamilan 41 minggu
sehingga dilakukan induksi persalinan. Namun masa nifas sampai KB berjalan
normal.
Kesimpulan: Setelah dilakukan asuhan kebidanan komprehensif didapatkan hasil
yaitu ibu dapat bersalin dengan normal namun dengan induksi, tidak ada tanda
bahaya pada masa nifas dan bayi baru lahir serta keluarga berencana.
Kata kunci: Asuhan Kebidanan Komprehensif, Letak Sungsang, Serotinus,
Induksi