Abstract :
Latar Belakang : Masalah anemia pada ibu hamil menjadi penyebab utama terjadinya
perdarahan yang merupakan faktor kematian ibu serta akan beresiko melahirkan bayi
dengan berat badan lahir rendah (BBLR), lahir kurang bulan (premature). Prevalensi
anemia ibu hamil di Bantul sebanyak 17,13% pada tahun 2019.
Tujuan : Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan komprehensif
pada Ny. A umur 31 tahun dengan riwayat anemia pada kehamilan trimester III mulai
dari kehamilan, bersalin, nifas, BBL dan perencanaan KB di Segoroyoso, Pleret,
Bantul.
Metode : Studi kasus yang digunakan adalah case studi deskriptif observative yang
dilakukan pada Ny. A umur 31 tahun di Segoroyoso, Pleret, Bantul secara
komprehensif dengan manajemen varney. Data diambil mulai dari kehamilan trimester
III, persalinan, nifas, BBL, dan perencanaan KB. Teknik pengambilan data dalam studi
kasus ini adalah observasi, wawancara, buku KIA, dan studi dokumentasi rekam
medik.
Hasil : Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. A umur 31 tahun umur kehamilan
37
+3
minggu dengan anemia ringan (Hb 9,8 gr%) diberikan intervensi pemberian tablet
Fe dan KIE gizi ibu hamil, pada kunjungan ke 2 umur kehamilan 38
minggu dan ke
3 umur kehamilan 39
+2
minggu sudah tidak ada keluhan dan anemia sudah teratasi,
pada kunjungan berikutnya ibu bersalin 1 kali dengan persalinan normal tanpa ada
komplikasi serta pada kunjungan nifas dan BBL 2 kali tidak ada keluhan dan
komplikasi, rencana KB yang akan digunakan ibu yaitu IUD. Hasil penelitian anemia
yang terjadi pada ibu dapat teratasi dan ibu dapat bersalin normal tanpa penyulit.
+5
Kesimpulan : Setelah dilakukan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. A
umur 31 tahun dengan anemia ringan pada umur kehamilan 37
minggu dapat teratasi
dengan baik, persalinan spontan pervaginam, nifas normal, BBL normal, dan KB IUD.
+3
Kata Kunci : Asuhan Kebidanan Komprehensif, Anemia.