Abstract :
Latar belakang: Konsumsi sayur dan buah sangat penting bagi kehidupan sehari- hari,
terlebih bagi anak usia prasekolah (3-6 tahun) sebagai kelompok yang paling rentang
kurang konsumsi buah dan sayur. Orang tua dan guru memiliki peran dalam
mempromosikan konsumsi buah dan sayur pada anak usia prasekolah.Tujuan: untuk
mengetahui gambaran orang tua dan guru paud dalam mempromosikan konsumsi sayur
dan buah pada anak prasekolah.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan
fenomenologi deskriptif. Adapun tehnik sampling yang digunakan yaitu snowbal dan
menyertakan kriteria inklusi dan eksklusi penelitian. Pengumpulan data dengan in-
depth interview semi terstruktur menggunakan alat pedoman wawancara, audio
recorder, field note. Informan penelitian yaitu orang tua dan guru anak usia prasekolah
di TK Negeri 1 Pajangan Kota Yogyakarta.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran orang tua dan guru terkait
sayur dan buah sudah cukup baik. Sayur dan buah mengandung banyak vitamin dan
mineral yang berfungsi sebagai daya tahan tubuh, memperlancar BAB, meningkatkan
kecerdasan anak, tumbuh kembang anak, dan kesehatan anak. Dampak kekurangan
sayur dan buah akan menyebabkan kekurangan zat gizi, anak sering sakit-sakitan, BAB
tidak lancar,dan kekurangan vitamin. Ibu dan guru memiliki gambaran positif dalam
mempromosikan konsumsi sayur dan buah. Hambatan ibu dalam mempromosikan anak
untuk mengkonsumsi sayur dan buah adalah sebagian anak milih-milih sayur dan buah
hanya yang dia mau saja. Untuk guru tidak ada hambatan dalam mempromosikan
konsumsi sayur dan buah pada anak prasekolah.
Kesimpulan: Gambaran orang tua dan guru dalam mempromosikan konsumsi sayur
dan buah tidak banyak perbedaan yang berarti. Informan mengerti terkait sayur dan
buah, manfaat serta dampak tidak mengkonsumsi sayur dan buah serta hambatan dalam
mempromosikan konsumsi sayur dan buah pada anak prasekolah.
Kata kunci : Gambaran orang tua dan guru, Konsumsi sayur dan buah, Anak pra
sekolah