Abstract :
Latar belakang: Pelaksanaan 5M (mencuci tangan, menjaga jarak,
mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan) merupakan suatu
upaya untuk mencegah terjadinya penularan COVID-19 yang ditularkan
melalui udara secara droplet yang menyebabkan infeksi saluran
pernafasan mulai dari flu hingga penyakit MERS dan SARS.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara karakteristik
demografi dengan pelaksanaan 5M COVID-19 di kelurahan catur
tunggal kecamatan depok kabupaten sleman.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif
desain cross sectional survey. Teknik pengambilan sampel yang
digunakan yaitu accidental sampling. Populasi penelitian sebanyak
35.554 responden. Masyarakat kelompok umur produktif usia 18 - 56
tahun, jumlah sampel menjadi 396 responden. Instrument yang
digunakan yaitu kuesioner Demografi dan kuisoner pelaksanaan 5M.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menggunakan uji korelasi pearson
correlation untuk variabel usia dan uji chi square untuk variabel
pendidikan, pekerjaan dan jenis kelamin dengan melibatkan 396
responden didapatkan hasil ada hubungan karakteristik demografi
dengan pelaksanaan 5M. Hasil analisis menunjukkan signifikansi (p)
dan korelasi (r) yaitu usia p 0,000; r 0,265 jenis kelamin p 0,000; r 0,301
pendidikan p 0.034< r:0,209 pekerjaan p 0.000; r 0,390
Kesimpulan: Hasil analisis dalam penelitian ini terdapat hubungan
antara karakteristik demografi (usia, jenis kelamin, pendidikan dan,
pekerjaan) dengan pelaksanaan 5M
Kata Kunci: pelaksanaan 5M, Karakteristik Demografi, Covid-19