Abstract :
Latar Belakang: Aktifitas antibakteri pada ganggang hijau
disebabkan karena
adanya acrylic acid yang biasa ditemukan pada tanaman laut. Cara kerja dari zat
tersebut yaitu akan menghambat berkembangnya beberapa bakteri gram positif
dan gram negative. Ganggang hijau juga berperan untuk meningkatkan
pengobatan alternatif yang fungsinya sebagai antibakteri.
Tujuan: Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak etanol
dan metanol dari Ganggang hijau memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri E.
coli
Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimental laboratorik dengan post
test control only group untuk melihat perbedaan aktivitas antibakteri ekstrak etanol
dan metanol Ganggang Hijau dengan metode sumuran dan penelitian ini dilakukan
di Laboratorium Terpadu Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian uji antibakteri menggunakan ekstrak etanol dan
metanol ganggang hijau pada konsentrasi 8% memperoleh hasil untuk ekstrak
etanol luas zona hambat 0,00mm dan esktrak metanol dengan luas zona hambat
0,00mm, untuk control positif dari kloramfenicol menghasilkan zona hambat
dengan rerata 11,17mm.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol dan metanol
ganggan hijau dengan konsentrasi 8% tidak memiliki aktivitas antibakteri, untuk
perbedaan zona hambat tidak menunjukan adanya perbedaan karena dengan hasil
sama yaitu 0,00mm.
Kata kunci: aktivitas antibaktei, E. coli, ekstrak etanol ganggang hijau, ekstrak
metanol ganggang hijau, metode sumuran