Abstract :
Latar Belakang : Indonesia ialah negara dengan hutan tropis terbesar ketiga di
dunia. Sebagian tanaman hutan tropis adalah tanaman obat, salah satunya yaitu
daun sungkai. Daun sungkai memiliki kandungan antioksidan. Daun sungkai di
konsumsi dengan cara direbus kemudian diminum. Rasa pahit disebabkan
pembentukan reaksi antara tannin, protein di mulut. Oleh karena itu, diperlukan
penelitian pengembangan pemanfaatan daun sungkai. Dalam penelitian ini, madu
digunakan sebagai pemanis. Madu adalah cairan manis yang dihasilkan oleh lebah
madu dari berbagai sumber nektar.
Tujuan : Mengetahui pengaruh komposisi serbuk daun sungkai dan madu terhadap
sifat fisik dan tingkat kesukaan minuman daun sungkai.
Metode : Penelitian eksperimen laboratorium meliputi pembuatan minuman daun
sungkai untuk mengetahui pengaruh komposisi serbuk daun sungkai dan madu
terhadap sifat fisik dan tingkat kesukaan. Rancangan Acak Lengkap 2 kali ulangan
percobaan dan analisis deskriptif kuantitatif uji one way anova dilanjutkan uji
Duncan
Hasil : Hasil uji satistik one way anova dan uji duncan menunjukan terdapat
pengaruh P-Value< 0,005, pada komposisi serbuk daun sungkai dan madu terhadap
sifat fisik warna, kekentalan (viskositas) dan keasaman (pH), pada tingkat kesukaan
panelis aroma, rasa dan tingkat kesukaan keseluruhan minuman daun sungkai tidak
terdapat pengaruh P-value > 0,005
Kesimpulan : Peningkatan komposisi serbuk daun sungkai berpengaruh terhadap
ph dan kecerahan serta warna minuman yang makin pekat, merah kekuningan, dan
juga mempengaruhi tingkat kesukaan aroma dan rasa namun tidak berpengaruh
terhadap kekentalan dan tingkat kesukaan warna tidak dipengaruhi.
Saran : Penelitian ini diharapkan dilakukan penelitian lanjutan mengenai
penyimpanan, pengemasan dan daya simpan pada minuman daun sungkai dengan
penambahan madu
Kata Kunci : Daun Sungkai, Madu, Sifat Fisik, Tingkat Kesukaan