Abstract :
Latar belakang: Hipertensi masih menjadi masalah besar di Indonesia, hal tersebut
ditunjukkan dengan angka prevalensi yang mencapai 34,11% dan Provinsi Jawa Tengah
menduduki peringkat ketiga nasional dengan prevalensi mencapai 37,57%. Lansia akan
mengalami penurunan fisik, biologis, mental maupun sosial yang bersamaan dengan proses
penuaan. Beberapa asupan zat gizi yang kurang baik seperti tinggi lemak, tinggi natrium dan
asupan zat gizi mikro yang rendah akan berpengaruh terhadap timbulnya penyakit hipertensi.
Selain itu, peran keluarga juga sangat diperlukan untuk manajemen pengendalian hipertensi
pada penderita hipertensi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh dan risiko asupan lemak
dan natrium terhadap hipertensi serta peran keluarga terhadap pengendalian hipertensi pada
lansia usia ?60 tahun di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes.
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan
menggunakan rancangan case control. Populasi penelitian ini adalah seluruh lansia usia ?60
tahun di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes. Penelitian ini
dilakukan pada bulan September 2021 dengan jumlah sampel sebanyak 34 lansia usia ?60
tahun.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh yang signifikan antara tingkat konsumsi
makanan sumber lemak terhadap hipertensi pada lansia usia ?60 tahun yang dibuktikan
dengan nilai p-value p=0,042. Sedangkan hasil penelitian tingkat konsumsi makanan sumber
natrium terhadap hipertensi menunjukkan hasil yang tidak signifikan dengan nilai p-value
p=0,092. Pengaruh peran keluarga terhadap pengendalian hipertensi pada lansia ditunjukkan
dengan nilai p=0,005 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengaruh peran
keluarga dengan pengendalian hipertensi.
Kata Kunci: Hipertensi, Asupan lemak, Asupan Natrium, Peran Keluarga