Abstract :
Di antara pelaku usaha UMKM yang banyak bermunculan adalah UMKM
dibidang kuliner. Usaha dibidang kuliner merupakan bisnis yang sedang
berkembang khususnya di Yogyakarta. Munculnya berbagai makanan yang unik,
adanya wisata kuliner, dan tren kuliner sebagai gaya hidup masyarakat, menjadi
bukti bahwa bisnis berkembang dengan pesat, sehingga keberadaan para UMKM
ini harus dijaga keberlanjutannya agar dapat terus memberikan kontribusi bagi
perekonomian bangsa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana
pengaruh strategi promosi, pelayanan, dan kualitas produk terhadap minat beli
konsumen Warung Nasi Balap Lincak yang ada di Kecamatan Depok, Kabupaten
Sleman Yogyakarta. Penelitian ini penting dilakukan karena peneliti ingin melihat
perbandingan dan persaingan sehat antar sejumlah UMKM kuliner di daerah
tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif
kuantitatif. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan data primer, dimana data
primer diperoleh dengan menyebar kuesioner menggunakan google form
kemudian diisi oleh responden dengan populasi konsumen Warung Nasi Balap
Lincak di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman Yogyakarta, dengan jumlah
sampel sebanyak 100 responden. Variabel dari penelitian ini berjumlah 5 variabel
masing-masing 4 variabel dependen (x) meliputi strategi promosi, pelayanan,
kualitas produk dan 1 variabel independen (y) yaitu minat beli konsumen. Data
kemudian diolah dengan menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS)
dan menggunakan software Smartpls versi 3.0. Dengan menggunakan metode di
atas.
Kata Kunci: UMKM, Strategi Promosi, Pelayanan, Kualitas Produk, Religiusitas,
Minat Beli