Abstract :
Latar Belakang: Sekolah Peduli merupakan sekolah yang peduli dan berbasis
lingkungan. Objek lingkungan sekolah Peduli Lingkungan yang dapat dimanfaatkan
sebagai media belajar perlu dianalisis terlebih dahulu agar relevan dengan KI dan KD
pembelajaran IPA.
Tujuan Penelitian: Penelitian bertujuan ini untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan
sekolah peduli lingkungan sebagai media belajar IPA dan mengetahui pemetaan potensi
objek lingkungan sekolah sebagai medai belajar IPA kelas V di SDIT Budi Mulyo.
Metode Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, jenis penelitiannya
adalah deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini yaitu Guru kelas dan siswa kelas
V SDIT Budi Mulyo angkatan tahun 2020/2021. Pengumpulan data yang dilakukan
dengan ceklist penggunaan lingkungan, wawancara, angket siswa, dan dokumentasi.
Pra penelitian dilakukan di lingkungan sekolah SDIT Budi Mulyo dengan cara
wawancara Guru dan observasi. Wawancara dilakukan bersama Ibu Erni selaku wali
kelas dari kelas V. Pengisian angket siswa sebelum dan setelah pandemi dilakukan oleh
masing-masing 5 siswa. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles dan
Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, keabsahan data
menggunakan teknik triangulasi.
Hasil Penelitian: Program sekolah Peduli Lingkungan sudah berjalan sesuai dengan
pedoman sekolah Peduli Lingkungan. Pelaksanaan pembelajaran IPA pada dasarnya
sudah menggunakan lingkungan sebagai media belajar. Untuk pemetaan lingkungan
sebagai media belajar guru masih belum melakukan kegiatan tersebut karena waktu
yang belum bisa dikondisikan dan belum fokus kedalam pemetaan tersebut. Dari hasil
wawancara pada saat sebelum pandemi guru sudah melakukan kegiatan pembelajaran
menggunakan lingkungan sekolah, hal ini juga ditunjukkan dari hasil angket siswa yang
menggunakan media sebelum pandemi dengan rata-rata baik dalam penggunaannya.
Kegiatan pembelajaran setelah pandemi guru hanya memberikan materi dan tugas
kepada peserta didik, hal ini ditunjukkan dari hasil angket siswa yang menjawab cukup
dalam menggunakan media objek lingkungan.
Kesimpulan: Pemanfaatan lingkungan sekolah Peduli Lingkungan sebagai media
belajar sudah dimanfaatkan secara optimal pada saat sebelum pandemi dan setelah
pandemi kurang dimanfaatkan, pemetaan media belajar belum dilakukan secara
keseluruhan.
Kata Kunci: Sekolah Peduli Lingkungan, Media Belajar IPA, Pemetaan Potensi Objek
Lingkungan.