Abstract :
Latar Belakang : Gagal ginjal kronik (GGK)merupakan gangguan fungsi renal tahap akhir yang progresif dan irreversibel dimana pasien dihadapi dengan pilihan
transplantasi ginjal atau terapi hemodialisa. Terapi hemodialisis yang dijalani pasien merupakan terapi alternatif untuk pengganti dari fungsi ginjal dimana
pasien mengalami banyak kendala diantaranya keterbatasan waktu, biaya, serta perilaku sehari-hari yang membutuhkan dukungan keluarga.
Tujuan : Diketahuinya hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani terapi hemodialysis di Klinik Utama Dialisis Golden PMI DIY.
Metodologi : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian di Unit Hemodialisa Klinik
Utama Dialisis Golden PMI DIY. Subyek penelitian adalah pasien yang terdata menjalani terapi hemodialisis rutin. Sampel penelitian diambil menggunakan tehnik accidental sampling berjumlah 37 ressponden. Data diambil menggunakan
kuesioner. Analisa data dihitung dengan menggunakan rumus korelasi Kendal Tau
(?).
Hasil Penelitian : Berdasarkan uji statistik Kendal Tau didapatkan, nilai ? sebagai
tingkat signifikansi 0,000 dengan taraf ? = 1%. Pada tabel didapatkan hasil nilai
Asymp. Sig -0,852 < 0,01. Karena nilai ? < ? maka H
0
ditolak dan H diterima sehingga diartikan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat
kecemasan.
Kesimpulan : Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat
kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani terapi
hemodialisis di Klinik Utama Dialisis Golden PMI DIY.
Kata Kunci : Dukungan keluarga, tingkat kecemasan, gagal ginjal kronik, hemodialisis
Kepustakaan : 19 buku (2002-2013), 7 Jurnal, 9 Skripsi, 5 Website.
Jumlah Halaman : i-xv, 84 halaman, 17 tabel, 3 gambar, 10 lampiran.