Abstract :
Prevalensi anemia pada ibu hamil di daerah DIY sangat tinggi mencapai 73,9 %. Ini berarti dari 100.000 ibu hamill 74 orang menderita anemia (Depkes, 2003). Sedangkan prevalensi anemia gizi di Kabupaten Bantul 42,2 % dari 5784 ibu hamil yang diperiksa Hb terdapat 2442 ibu hamil yang mengalami anemia (Dinkes Bantul, 2003). Kebijakan Pemerintah Bantul untuk menurunkan kasus anemia dengan membebaskan retribusi pelayanan bagi ibu hamil pada Pusat Kesehatan masyarakat di Kabupaten Bantul. Pembebasan tersebut meliputi pemberian tablet Fe, pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dengan Hb kurang dari 11 gr % dan lila kurang dari 23,5 cm bagi keluarga miskin, tetapi kasus anemia masih tetap tinggi (SK Bupati Bantul, 2003).