Abstract :
Latar Belakang : Hubungan seksual merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan bagi pasangan suami istri dalam kehidupan rumah tangga hubungan seksual yang baik merupakan bentuk komunikasi yang paling penting diantara pasangan suami istri Berdasarkan hasil studi pendahuluan ibu hamil di BPS Parilah dari 10 ibu hamil terdapat 6 (60%) orang menyatakan kurang mengetahui
apakah hubungan seksual pada masa kehamilan diperbolehkan atau tidak. Hal ini
erat kaitanya dengan bidan yang memberikan konseling saat pemeriksaan ANC
(Antenatal Care).
Tujuan penelitian : Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan
dengan kecemasan ibu dalam melakukan hubungan seksual selama masa kehamilan di BPS Parilah Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Subjek penelitian ini
semua ibu hamil primigravida dari trimester I-III yang memenuhi kriteria dalam
penelitian ini yaitu berjumlah 32 orang.
Jenis penelitian : Menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross
sectional, cara pengumpulan data dengan kuesioner tertutup, analisis
menggunakan Kendal Tau.
Hasil penelitian : Didapat Zhitung 4,665 lebih besar dari Ztable berarti terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan ibu dalam melakukan hubungan seksual selama masa kehamilan. Saran bagi petugas kesehatan khususnya bidan hendaknya pada saat ANC diberikan konseling mengenai hubungan seksual selama kehamilan. Bagi ibu-ibu hamil hendaknya aktif mencari informasi mengenai hubungan seksual selama kehamilan.
Kata Kunci : Tingkat pengetahuan dan Tingkat Kecemasan
Kepustakaan : 22 buku (2000-2009), 3 Internet (2009)
Jumlah halaman : xiii, 57 halaman,