Abstract :
Latar Belakang : Bayi lahir dengan berat badan lahir rendah adalah bayi yang lahir
dengan berat badan kurang dari 2500 gram merupakan salah satu factor yang
berperan terhadap kematian bayi khususnya pada masa perinatal. Upaya untuk
meningkatkan kualitas manusia harus dimulai sedini mungkin sejak janin dalam
kandungan dan salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan melakukan kunjungan
ANC.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara frekuensi kunjungan Antenatal Care
(ANC) dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Kabupaten Bantul.
Metode : Jenis penelitian ini adalah Observasional dengan rancangan Care Control.
Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang melakukan persalinan di RSUD
Panembahan Senopati Bantul. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah
rumus Lemenshow. Jumlah sampel yang diambil yaitu 66 kasus dan 66 kontrol.
Analisis data menggunakan uji statistik chi square dan Odd?s Ratio (OR).
Hasil : Sebagian besar ibu hamil melakukan kunjungan ANC sesuai dengan K4 yaitu
sebanyak 81, 1% dan ibu yang melahirkan BBLR dan tidak yaitu berjumlah 66
(50%). Hasil analisis menggunakan Odd?s Ratio didapatkan nilai OR=5,2 dan hasil
uji statistik dengan menggunakan chi square didapatkan P=0,001.
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi Antenatal Care
(ANC) dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Kabupaten Bantul.
Kata Kunci : ANC, BBLR