Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang Visual Busana Tari Molapi Saronde. Tarian saronde adalah tarian khas daerah Gorontalo yang sudah diwariskan dan dipatenkankan sebagai warisan tak berbenda. Tarian molapi saronde adalah tarian yang lakukan pada saat malam pertunangan yang dilakukan pengantin pria untuk melihat calon istri. Hasil penelitian ini adalah menjelaskan makna dari busana tari molapi saronde mulai dari bahan, warna dan motif busana serta aksesoris yang menyertainya serta menjelaskan makna dari koreografi tarian molapi saronde beserta tari saronde kreasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi dan studi dokumen.
Jadi kesimpulan dari penelitian ini adalah ada makna yang terdapat pada busana tarian molapi saronde salah satunya adalah makna dari hiasan kepala yaitu baya lo boute adalah ikat kepala khusus untuk rambut wanita yang memberikan simbol, bahwa perempuan yang memakainya telah diikat dengan suatu tanggung jawab. adapun tarian saronde kreasi merupakan inovasi dari tarian molapi saronde tetapi tarian tersebut tetap memiliki makna atau arti yang terjaga dan tidak boleh dirubah. Meskipun ada sedikit perubahan dari gerakan, busana, serta musik pengiring.