Abstract :
Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis tentang Perilaku Komunikasi Wartawan Jobdesk Kriminal (Studi Deskriptif Wartawan Kriminal di Wilayah Hukum Polrestabes Bandung), dalam hal ini bagaimana komunikasi yang dilakukan wartawan dalam tugasnya mencari, menggali informasi dari sumber berita. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan studi deskriptif dengan informan utama yang berjumlah tiga wartawan dan satu informan pendukung. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, studi pustaka, dokumentasi, internet searching, dan juga triangulasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian mengungkapkan komunikasi Verbal wartawan dapat dilihat ketika wartawan tersebut melakukan proses wawancara dengan narasumber baik itu dengan pihak kepolisian ataupun dengan pelaku kriminal. Dalam proses wawancara tersebut wawancara mempunyai teknik tertentu, mulai dari menyapa narasumber dengan sebuah panggilan, melontarkan pertanyaan kepada narasumber yang kemudian melahirkan interaksi, komunikasi berkesinambungan antara wartawan dengan narasumber. Selain itu, dalam melontarkan pertanyaan-pertanyaannya wartawan menghormati asas praduga tak bersalah Kesimpulan Setelah proses pengamatan, ternyata komunikasi menjadi senjata utama wartawan dalam menjalani tugasnya mencari kebenaran sebuah berita. Mengacu pada hal tersebut para wartawan jobdesk kriminal memakai berbagai gaya komunikasi untuk sebuah tujuannya itu. Berbagai cara para wartawan mendapatkan informasi dari narasumber, dalam hal ini wartawan kriminal yang memburu berita kriminal, terlebih lagi kota Bandung, Jawa Barat yang merupakan salahsatu kota besar dengan angka kriminalitas yang tinggi.