Abstract :
Penelitian bertujuan bagi mengetahui dengan cara pembingkaian berita Operasi Tangkap Tangan Romahurmuziy di harian umum Pikiran Rakyat dan harian umum Tribun Jabar. Bagi menjawab penelitian peneliti menggunakan empat struktur pengamatan bila mana dijadikan sub-fokus laksana identifikasi masalah yaitu Struktur Sintaksis, Struktur Skrip, Struktur Tematik dan Struktur Retoris. Penelitian menggunakan metode kualitatif beserta metode analisis framing model Zhondang Pan dan Gerald M. Konsicki. Model digunakan bagi mengetahui dengan cara wartawan menyusun peristiwa keinternal bentuk umum berita, cara mengisahkan peristiwa, kalimat bila mana dipakai, sehingga terlihat dengan cara wartawan menekankan makna atas peristiwa bila mana terjadi. Bagi pengumpulan data dilakukan beserta cara dokumentasi, studi pustaka dan internet searching.
Hasil penelitian menunjukan Melalui segi Sintaksis, internal penyajian pelaporan Operasi Tangkap Tangan Romahurmuziy oleh KPK bila mana dimuat oleh Harian Umum Pikiran Rakyat dan Harian Umum Tribun Jabar banyak mencantumkan kutipan narasumber dan kutipan itu mengungkapkan setiap persoalan bila mana terjadi. Melalui Segi Skrip, Pikiran Rakyat dan Tribun Jabar sudah memenuhi unsur kelengkapan berita yaitu 5W + 1H. Kedua saluran media tersebut menonjolkan kasus bila mana terjadi dan dengan cara kronologi kejadian tersebut terjjadi beserta detail. Melalui Segi Tematik, penyajian berita Pikiran Rakyat dan Tribun Jabar terdapat satu sampai dua tema internal satu berita, terdapat konherensi sebab-akibat, penjelas, juga kesan-kesan bila mana berasal melalui penekanan isu. Melalui Segi Retoris, internal Harian Umum Pikiran Rakyat dan Harian Umum Tribun Jabar terdapat penekanan atau penonjolan melalui kata, maupun kalimat atas setiap pelaporan OTT Romahurmuziy Oleh KPK.
Frame atau bingkai bila mana terlihat melalui hasil analisis menunjukan bahwa kedua saluran media tersebut lebih menonjolkan isu bila mana bahwa KPK sudah sigap internal menangani kasus korupsi bila mana melibatkan para tokoh-tokoh politik.