Abstract :
Penelitian ini dimaksud untuk mengkaji makna dalam film dengan mengunakan mekanisme penelitian studi kualitatif melalui pendekatan Semiotika. Peneliti menggunakan teknik pengambilan data melalui analisis objek film secara mendalam, observasi, studi pustaka dan penelusuran secara online. Untuk mengkaji data analisis peneliti mengunakan beberapa tahap yaitu menghimpun data analisis, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang didapat penelitian ini memfokuskan bahwa terdapat berbagai makna tanda manak salah yang dikomunikasikan dalam film Sekala Niskala. Melalui tanda-tanda yang digunakan dalam film ini, makna manak salah disampaikan secara ekspilist atau tidak secara langsung. Makan tanda yang di sampaikan pun bersinggungan dengan realitasnya di masyarakat Bali.
Kesimpulan yang didapat pada penelitian kali ini bahwa dalam film Sekala Niskala tersebut menggambarkan pemaknaan anak kembar buncing yang mengalami kesialan. Tetapi sebetulnya dalam film menunjukan bahwa kembar buncing juga memiliki ikatan yang kuat satu sama lain, mereka dapat hidup berdampingan satu sam lain. Sebetulnya dibalik realitas yang terjadi di Bali bahwa kembar buncing membawa kesialan, kembar buncing juga memiliki ikatan yang kuat satu sama lain mereka layak hidup tanpa stigma pembawa sial.