Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji lebih dalam mengenai Aktivitas Komunikasi Aliran Kebatinan “PERJALANAN†yang terjadi pada acara jum’at Kliwonan di Desa Pakutandang Kecamatan Ciparay. Peneliti mengangkat sub fokus pada penelitian ini yaitu Situasi Komunikatif, Peristiwa Komunikatif, dan Tindak Komunikatif.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi komunikasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, obersvasi non partisipan, studi pustaka, internet searching, dokumentasi. Informan pada penelitian ini berjumlah 4 (Empat) orang, dengan informan kunci 3 (Tiga) dan Informan pendukung 1 (satu) berdasarkan pada teknik Snowball. Teknik analisa data menggunakan deskripsi, analisis dan interpretasi.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dalam acara jum’at Kliwonan situasi komunikatif tempat pelaksanaannya yaitu bertempat di sebuah gedung yang diberi nama “PASEWAKAN†tetapi acara ini bisa berlangsung dimana saja. Peristiwa komunikatif acara Jum’at Kliwonan berlangsung dengan pembukaan dari pimpin acara dan dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dibarengi dengan bakar kemenyan dan ngarajah atau pengiringan musik dari kecapi suling, lalu setelah itu ada penjelasan makna dari isi sesajen yang ada pada acara Kliwonan. Sedangkan pada tindak komunikatif yaitu terdapat simbol pesan dari leluhur yang diyakini oleh para penghayat Aliran Kebatinan “PERJALANAN†bahwa di dalam makna sesajen itu menjadi landasan,ukuran dan pengingat dalam menjalankan kehidupannya sebagai penghayat Aliran Kebatinan “PERJALANANâ€.
Kesimpulan pada penelitian ini memperlihatkan bahwa dalam kegiatan Aliran Kebatinan “PERJALANAN†pada Acara Jum’at Kliwonan yang dilaksanakan pada bulan juli 2019 di Pasewakan Desa Pakutandang Kecamatan Ciparay merupakan tradisi turun temurun dari zaman dulu atau dari para leluhur bangsa, banyak macam kegiatan saat berlangsungnya Acara Jum’at Kliwonan mulai dari pembukaan yang langsung diiring musik dari kecapi sambil dibarengi dengan bakar kemenyan dan mengheningkan cipta. Bahwa maksud dan tujuan dari Acara Jum’at Kliwonan yang dilaksanakan oleh Aliran Kebatinan “PERJALANAN†bertujuan untuk menambah pengetahuan yang ada pada kliwonan itu sendiri khususnya kepada bagi para penghayat Aliran Kebatinan “PERJALANAN†selain itu juga untuk melestarikan dan mewariskan ajaran yang ada pada pada kliwonan tersebut kepada generasi yang mendatang. Saran dari peneliti bahwa pada acara Jum’at Kliwonan memiliki unsur budaya yang harus di jaga dan dilestarikan, maka dari itu Acara Jum’at Kliwonan ini harus terus dilaksanakan dan yang paling terpenting bagi orang-orang yang masih menjalankan acara ini harus lebih fokus baik dalam menjalankannya maupun dalam pemahamannya pada acara Kliwonan itu sendiri agar budaya ini tetap terjaga seutuhnya dengan apa yang telah diwariskan dari para leluhur.