Abstract :
Penelitian yang berjudul “Sumpah Serapah Kapten Haddock dalam Serial Komik The Adventures of Tintin Karya Herge dan Terjemahannya†menjelaskan (1) strategi terjemahan ketika padanan terjemahan dipilih; dan tujuan dari tuturan sumpah serapah Kapten Haddock. Dalam penelitian ini, data dianalisis menggunakan teori Larson (1984), kerangka semantik dan pragmatik diterapkan dengan menggunakan teori Goddard (1998) dan Leech (dalam Rohmadi, 2010). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari dua serial komik The Adventures of Tintin; The Red Rackham’s Treasure dan The Seven Cristal Balls. Hasilnya, penelitian ini menunjukkan bahwa padanan leksikal yang tidak harfiah lebih dominan digunakan dalam pencarian padanan terjemahan, selebihnya menggunakan padanan kata generik-spesifik, makna implisit, makna figuratif, kata asing, kata yang ada kaitannya, dan mempertimbangkan bentuk dan fungsi. Selain itu, tujuan dari sumpah serapah Kapten Haddock menunjukkan bahwa perasaan negatif lebih dominan digunakan, menggunakan direktif, representatif, dan deklarasi untuk mengekspresikan perasaan negatif dan positif.