Abstract :
Bank Darah Rumah Sakit merupakan suatu unit pelayanan di rumah sakit yang bertanggung jawab atas tersedianya darah untuk tranfusi yang aman, berkualitas dan dalam jumlah yang cukup untuk mendukung pelayanan kesehatan di rumah sakit secara menyeluruh. Kesulitan dalam telusur pemakaian labu darah oleh akutansi dan pelaporan reaksi transfusi menjadi perhatian oleh peneliti. Pengukuran mutu pelayanan salah satunya adalah keamanan dan keselamatan pasien, oleh sebab itu Sistem pengelolaan bank darah yang baik diperlukan untuk perencanaan, proses dan pelaporan. Keluaran dari sistem yang akan di bangun adalah adanya sistem untuk mempermudah pengelolaan bank darah, mulai dari permintaan darah, perencanaan kebutuhan darah, persediaan darah, proses, pelaporan ke bagian terkait dan pemenuhan target Bank darah sesuai dengan PERMENKES yaitu pemenuhan darah 100% dan reaksi transfusi kurang dari 0.05 %. Metologi penelitian yang dipakai disini dengan metode prototype dengan harapan dapat mempermudah dalam mengerjakannya, dan menggunakan metode pendekatan objek. Diharapkan dapat membantu dalam membangun sistem yang di harapkan. Hasil evaluasi dari sistem ini adalah memprediksi kebutuhan darah, menejemen resiko, kelola reaksi transfusi dan penilaian untuk kebijakan pengembangan atau pelatihan. Harapan dari sistem ini dapat memenuhi permintaan dari rumah sakit dan membantu pengelolaan menjadi lebih efektif dengan waktu tunggu lebih singkat.