Abstract :
Skripsi berjudul â€Pertahanan Diri Tokoh Holden pada novel The Catcher in the Rye†ini menggunakan karya Jerome David Salinger (1951) untuk mengetahui dan memaparkan isu pertahanan diri. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan psikoanalisis, yang berpusat pada ketidaksadaran tokoh utama dalam novel. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Defense Mechanism, gagasan Sigmund Freud (1896) dan Joseph Burgo (2012) serta teori mengenai Penokohan dari Rimmon-Kenan (1983). Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan dan mendeskripsikan jenis dan faktor munculnya pertahanan diri yang dilakukan oleh Holden untuk mengabaikan permasalahannya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan maksud menjelaskan data secara akurat dan terperinci. Berdasarkan, hasil analisis data yang dilakukan simpulannya adalah dari 7 jenis pertahanan diri menurut Freud hanya terdapat enam jenis pertahanan diri yaitu denial, displacement, projection, rasionalization, reaction formation, dan sublimation yang muncul pada Holden. Selain itu, terdapat dua jenis pertahanan diri yang lebih dominan dilakukan tokoh Holden untuk mengabaikan permasalahannya yaitu projection dan displacement. Dominasi dua jenis pertahanan diri ini disebabkan oleh rasa malu Holden atas ketidakmampuannya mengatasi masalah seorang diri.