DETAIL DOCUMENT
Identifikasi Sebaran Lokasi Serta Kesesuaian Lokasi Toko Swalayan Dan Pusat Perbelanjaan Di Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang
Total View This Week0
Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Kurniawan, Muhammad Eka
Subject
710_Civic & Landscape Art. 
Datestamp
2020-03-11 05:53:41 
Abstract :
Kecamatan Telukjambe Timur merupakan wilayah perkotaan dengan fokus pengembangan dan penataan kawasan industri serta permukiman. Namun, karena sektor industri yang terus berkembang menyebabkan munculnya permukiman di sekitar industri serta sarana lainnya. Sehingga sektor perindustrian memiliki multiplier effect. Karena adanya permukiman maka dibutuhkan pula sarana pendukung lainnya. Salah satu sarana yang berkembang adalah sarana perdagangan. Sarana tersebut yang paling pesat perkembangannya adalah retail modern berupa toko swalayan dan pusat perbelanjaan. Berdasarkan isu di atas, maka tujuan dari penelitian ini adalah teridentifikasnya pola sebaran toko swalayan dan pusat perbelanjaan serta teridentifikasinya keseuaian lokasi toko swalayan dan pusat perbelanjaan secara normatif berasarkan kriteria pendirian lokasi di Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Adapun metode penelitian terdiri dari metode pengumpulan data dan metode analisis data yang digunakan adalah menggunakan data sekunder dan data primer. Sedangkan untuk metode analisis data menggunakan perangkat lunak Google Earth dan ArcMap 10.3. Sehingga dapat diketahui pola sebaran serta jangkauan pelayanan toko swalayan dan pusat perbelanjaan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah pola sebaran dari minimarket, supermarket, hypermarket, departement store, dan pusat perbelanjaan secara umum menggunakan analisis tetangga terdekat. Hasilnya adalah beberapa retail modern ada yang lokasi sebarannya berpola mengelompok atau acak. Setelah itu, dari pola sebaran tersebut, dapat diketahui pola sebaran berdasarkan daerah administratif, fungsi jalan, serta penggunaan lahan. Hasilnya, beberapa retail modern cenderung berlokasi pada kelurahan tertentu, fungsi jalan serta penggunaan lahan. Dari sebaran tersebut, maka dapat diketahui jangkauan pelayanan toko swalayan dan pusat perbelanjaan. Dari jangkauan pelayanan tersebut, maka dapat diketahui kawasan permukiman mana yang terlayani dan yang tidak. Selain itu, dapat diketahui pola lokasi retail modern yang berlokasi pada jangkauan sarana lain. Seperti jangkauan lokasi yang terlalu berdekatan dengan pasar tradisional dan kawasan industri. Lalu dari hasil sebaran lokasi tersebut dianalisis secara normatif berdasarkan kriteria lokasi toko swalayan dan pusat perbelanjaan. Kriteria yang dipilih yaitu, ada yang berdasarkan fungsi jalan, jarak terhadap pasar rakyat serta jarak terhadap kawasan industri. Hasilnya adalah beberapa lokasi toko swalayan ada yang sesuai serta ada yang tidak sesuai. 
Institution Info

Universitas Komputer Indonesia