Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji, 1) Pengaruh retribusi daerah terhadap belanja modal, 2) Pengaruh Dana Alokasi Umum terhadap belanja modal pada kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat. Fenomena yang terjadi dalam penelitian ini yaitu pemerintah belum maksimal dalam upaya meningkatkan penerimaan retribusi daerah yang menyebabkan Penerimaan pendapatan asli daerah rendah karena penerimaan PAD terbesar kedua diperoleh dari retribusi daerah sehingga akan berdampak pada belanja modal untuk pembangunan daerah. Dana Alokasi Umum yang melemah juga menjadi fenomena dalam penelitian ini karena DAU yang diterima dari pusat ke daerah akan di gunakan untuk pembangunan daerah seperti perbaikan jalan, infrastruktur, dan perolehan aset tetap lainnnya melalui belanja modal.
Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat. Populasi berupa Statistik Keuangan Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Barat dari tahun 2017-2018 dengan menggunakan teknik sampling jenuh sebanyak 18 Kabupaten dan 9 Kota di Provinsi Jawa Barat. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Pengujian statistik yang digunakan adalah analisis linier berganda , analisis korelasi, analisis determinasi, serta pengujian hipotesis (uji t).
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa retribusi daerah berpengaruh signifikan terhadap belanja modal dan Dana Alokasi Umum berpengaruh signifikan terhadap belanja modal