Abstract :
Penelitian ini bermaksud untuk mengkaji secara ilmiah hubungan intensitas menonton sinetron “Anak Langit†dengan perilaku penyimpangan sosial. Intensitas menonton “Anak Langit†merupakan besarnya usaha individu untuk menonton sinetron “Anak Langitâ€, yang ditandai dengan adanya perhatian, penghayatan, durasi dan frekuensi.Perilaku penyimpangan sosial merupakan perilaku yang tidak sesuai dengan norma yang sudah berlaku di dalam sistem masyarakat tertentu. perilaku tersebut mencakup pada tindakan-tindakan: individual deviation (penyimpangan individu), group deviation (penyimpangan kelompok), mixture of both deviation (penyimpangan campuran) Sampel penelitian adalah siswa dan siswi SMP Smart Cibinong Kabupaten Bogor yang berjumlah 136 orang dengan menggunakan teknik stratified sampling.
Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik korelasi Rank Spearman. Hasil analisa menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,820. Probabilitas yan dihasilkan sebesar 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengujian hipotesis menyatakan bahwa berada pada daerah penolakan H0 atau daerah signifikan yang artinya ada hubungan yang kuat, searah dan signifikan antara hubungan intensitas menonton sinetronâ€Anak Langit†di SCTV terhadap perilaku penyimpangan sosial siswa dan siswi SMP Smart Cibinong Kabupaten Bogor.