Abstract :
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Self Dislcosure Pasangan Long Distance Relationship dalam Membangun Hubungan yang Harmonis di Kota Bandung dengan Sub fokus penelitian pada Intensitas Self Disclosure dan Tujuan atau Maksud Self Disclosure.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deksriptif dengan menggunakan teknik Purposive Sampling dan Snowball Sampling sebanyak 6 (enam) orang informan utama dan 1 (satu) informan pendukung. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi pustaka, penelusuran data online, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisa data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan mengambil kesimpulan. Uji keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi dan membercheck.
Hasil Penelitian pada Intensitas Self Disclosure Pasangan Long Distance Relationship yaitu frekuensi dan durasi komunikasi disesuaikan oleh kebutuhan komunikasi dan kualitas komunikasi dari pasangan juga kebutuhan emosional. Namun emosional bagi pasangan long distance relationship sudah terbentuk adanya intimacy di antara keduanya sehingga pasangan akan selalu mengungkapkan diri mereka kepada pasangannya walau terdapat ketidak terbukaan yang tidak diketahui oleh pasangan demi terbangunnya hubungan yang harmonis. Tujuan atau Maksud Self Disclosure untuk melakukan keterbukaan diri kepada pasangannya dengan cara mengelola dan membangun kepercayaan satu sama lain juga bentuk komunikasi yang tidak intim seperti candaan di dalam komunikasi agar hubungan menjadi tidak bosan dan terbangunnya hubungan yang harmonis.Kesimpulan penelitian ini yaitu self disclosure pada pasangan long distance relationship mempunyai frekuensi dan durasi komunikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasangan dengan cara membentuk kepercayaan satu sama lain dan melakukan komunikasi yang dapat membuat keduanya tertawa supaya tidak adanya kebosanan sehingga hubungan dapat terbangun dengan harmonis.
Saran kepada pasangan long distance relationship untuk dapat mengelola diri saat emosional sedang tidak stabil, juga tetap dapat komunikasi keterbukaan diri yang baik dengan cara melakukan kegiatan yang dapat membuat diri sendiri menjadi lebih tenang kepada pasangan.