Abstract :
Penelitian ini berfokus pada persentase keakuratan pelafalan konsonan frikatif palatal-alveolar [ʃ] yang dilafalkan oleh pemelajar bahasa Inggris di Erna English Course pada tingkat intermediate dan mencari konsonan pengganti yang menyimpang dari konsonan tersebut. Subjek yang digunakan sebanyak tujuh orang yang merupakan pemelajar bahasa Inggris dari tingkat intremediate di lembaga kursus bahasa Inggris Erna English Course dengan karakteristik yang merujuk pada penelitian sebelumnya Optimal Subtitution Of Dental Fricatives By Indonesian Leaners Of English (Jaya,2012). Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif deskriptif dengan uji deskriptif statistik untuk mendapatkan validitas nilai mean dari hasil data dan membandingkannya dengan nilai rujukan. Sedangan untuk persentase, peneliti menggunakan microsoft excel untuk mendapatkan jumlah persentase dari hasil uji deskriptif. Sebanyak 75% keakuratan aspek frekuensi tertinggi konsonan frikatif palatal-alveolar [ʃ] yang diucapkan responden. Sedangkan untuk aspek pusat fekuensi, responden mampu mengucapkan dengan akurat sebesar 18%. Namun untuk aspek frekuensi terendah merupakan satu-satunya aspek yang mempunyai hasil yang tidak akurat yaitu tidak sesuai dengan nilai rujuk sebesar 7%. Hasil nilai aspek frekuensi terendah yang kecil menyebabkan adanya penyimpangan pada konsonan palatal-alveolar [ʃ]. Nilai aspek tersebut tidak sesuai dengan nilai rujukan yaitu dibawah 2000 Hz, sedangkan nilai rujukan sekitar 2500-3500 Hz. Berdasarkan perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa peyimpangan yang terjadi tidak mengalami pergeseran pada konsonan frikatif lainnya dan tidak memunculkan konsonan pengganti yang mendekati.