Abstract :
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi subkultur punk melalui produksi media. Untuk menjawab masalah di atas peneliti mengangkat sub fokus rencana dan analisis situasi, pembuatan tujuan komunikasi, pengemasan pesan dan Penyebaran produksi media subkultur Punk di Bandung untuk mengukur fokus penelitian.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, subjek penelitian yaitu para pelaku subkultur punk Bandung di peroleh informan sebanyak 3 (tiga) orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: studi pustaka, wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian Perencanaan yang dilakukan oleh Subkultur Punk Bandung adalah pengemasan pesan oleh para pelaku subkultur tentang informasi yang di salurkan melalui media, dengan melihat analisa situasi kelemahan dan kelebihan subkultur punk itu sendiri Proses Pembuatan Tujuan yang dilakukan pelaku subkultur punk Bandung berangkat dari hal-hal seputar informasi dan edukasi bagi para pelaku subkultur punk lainnya. Proses pengemasan pesan subkultur Punk dituangkan ke dalam media berupa media digital dan fisik. Proses penyebaran produksi media subkultur punk adalah dengan cara promosi di kegiatan dan event-event yang dilaksanakan oleh para pelaku subkultur punk. Kesimpulan penelitian adalah pada prosesnya media yang diciptakan oleh subkultur punk Bandung tidak tidak sekompleks aturan media-media mainstream lainnya, tidak ada batasan yang mengatur bahasa dan isi konten bahkan design akhirnya harus seperti apa .Inti dari awal proses rencana sampai kegiatan produksi media subkultur punk adalah tentang kebebasan berekspresi dan kreativitas. Saran untuk subkultur punk Bandung Para Pelaku Subkultur punk Bandung harus mau mengedukasi masyarakat tentang bagaimana punk melalui karya-karyanya.