Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Arifin, Dadan
Subject
005_Computer Programming, Programs & Data
Datestamp
2020-08-10 01:41:30
Abstract :
Salah satu elemen penting untuk menunjang kehandalan sistem informasi pada sebuah perguruan tinggi adalah infrastruktur teknologi informasi yang digunakan pada sebuah perguruan tinggi, namun untuk memiliki infrastruktur teknologi informasi tersebut perguruan tinggi harus memperhitungkan biaya yang cukup besar sehingga banyak perguruan tinggi masih belum mampu untuk memiliki infrastruktur yang bagus sesuai dengan kebutuhan bisnisnya, kemudian penggunaan teknologi informasi tersebut tidak selalu mendapatkan respon baik dari para stakeholder, permasalahan efektivitas dalam pemanfaatan sistem informasi dan teknologi informasi di lingkungan perguruan tinggi masih terbilang rendah dalam mendukung setiap proses bisnis yang berjalan di perguruan tinggi. Pemanfaatan dalam tata kelola sistem informasi dan teknologi informasi yang digunakan belum memiliki arsitektur yang jelas, infrastruktur saat ini yang dirasakan belum cukup adaptif atau belum dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnisnya. Hal ini dikarenakan kurangnya perencanaan dalam proses pembangunan dan pengembangan suatu sistem.Melihat dari masalah ini, maka akan perlu dibangun rancangan enterprise architecture guna membantu perguruan tinggi dalam menyesuaikan kebutuhan infrastrukturnya sebagi penunjang sistem informasi atas proses bisnis yang dibutuhkan. Perencanaan enterprise architecture yang akan dibangun pada penelitian ini menggunakan metode TOGAF ADM. Tahapan TOGAF ADM memiliki fungsi untuk perencanaan enterprise architecture dimulai dari fase preliminary hingga fase migration planning.Hasil dari penelitian ini dapat membuktikan bahwa melalui perencanaan enterprise architecture dapat dihasilkan blueprint rancangan arsitektur yang sangat dibutuhkan oleh perguruan tinggi khusus pada fungsi akademik meliputi sistem informasi manajemen pendaftaran, sistem informasi manajemen akademik, dan sistem informasi perpustakaan. Dokumen rancangan arsitektur tersebut digunakan sebagai panduan dalam pengembangan dan pembangunan sistem informasi di perguruan tinggi, sistem informasi tersebut dapat menyelesaikan permasalahan koordinasi antar unit pada fungsi akademik sehingga proses bisnis akademik menjadi lebih efektif dan efisien. Roadmap rencana pengembangan dan pembangunan sistem informasi menjadi lebih jelas selaras dengan proses bisnis yang dibutuhkan. Di dapat 28 Kelas pada arsitektur data, 38 kandidat aplikasi pada arsitektur aplikasi yang dibagi menjadi 3 sistem utama yaitu Sistem Informasi Manajemen Penerimaan Mahasiswa Baru (SIMPMB) sebanyak 9 kandidat aplikasi, Sistem Informasi Manajemen Akademik (SIMAK) sebanyak 22 kandidat aplikasi, dan Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan (SIMPUS) sebanyak 7 kandidat aplikasi.