Abstract :
Penelitian yang berjudul “Representasi Poster Global warming di Media Sosial Instagram: Analisis Multimodality†mengangkat penelitian mengenai peranan visual dan verbal yang terdapat pada poster dalam merepresentasikan suatu hal untuk menyampaikan makna yang di unggah di media sosial, khususnya instagram. Media sosial merupakan sebuah wadah untuk berkomunikasi dan mengekspresikan sesuatu yang kemudian di unggah ke media sosial seperti instagram. Hal ini dapat mempermudah orang-orang berinteraksi satu sama lain. Instagram adalah salah satu media sosial yang banyak digunakan orang-orang sebagai wadah mengekspresikan atau merepresentasikan sesuatu hal, salah satunya adalah menggunakan poster sebagai representasi sesuatu yang ingin diperlihatkan kepada orang-orang. Penelitian ini menggunakan kajian multimodality sebagai prosedur analisis, poster dengan topik global warming menjadi data penelitian ini yang diambil berdasarkan trending topic di instagram dengan hashtag global warming. Penelitian ini bukan hanya terfokus kepada visualnya saja tetapi juga kepada verbalnya. Alat bedah yang digunakan yaitu tiga metafungsi bahasa yaitu ideasional, interpersonal, dan tekstual untuk analisis visual dan systemic functional linguistics atau sistem tata bahasa fungsional untuk verbal. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, peranan visual dan verbal sangat penting sekali ketika merepresentasikan hal-hal sebagai gambaran untuk menyampaikan sebuah makna, keduanya sangat mendukung satu sama lain dalam penyampaian sebuah makna. Visual memiliki makna yang ingin ditunjukkan terhadap orang-orang yang melihatnya, verbal menjadi pelengkap dalam menyampaikan sebuah makna yang tergambar pada sebuah poster. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan representasi yang ditemukan dari sepuluht (10) data adalah sembilan (9) representasi positif dan satu (1) representasi negatif. Penulis berharap dengan adanya penelitian ini dapat menjadi acuan atau gambaran untuk penelitian berbasis visual dalam mengembangkan penelitiannya dan juga dapat menambah pengetahuan mengenai kajian multimodlity.