Abstract :
Kantor Notaris & PPAT sejauh ini dalam pembuatan akta masih dilakukan secara manual dari mulai pemeriksaan berkas, input data para pihak, data tanah dan data harga transaksi sampai dengan penyampaian dan pelaporan akta tersebut kepada intansi yang berwenang serta pengarsipan akta-akta tersebut yang juga dilakukan secara manual memungkinkan terjadinya kerusakan dan menjadi suatu tumpukan kertas yang begtu banyak sehingga tidak efektif dan efisien. Proses pembuatan akta yang manual tersebut menyebabkan Notaris & PPAT tidak mempunyai data base yang terintegrasi satu sama lain, bahkan untuk penyajian informasi akta-akta yang pernah dibuat yang memuat objek tanah sertipikat dan identitas penjual dan pembeli masih dilakukan dengan pencarian fisik sehingga untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi internal kantor sendiri menjadi suatu hal yang sulit apalagi apabila ada permohonan informasi dari Kantor Notaris dan PPAT lain untuk objek tanah dan identitas para pihak yang akan dibuatkan aktanya, hal ini diketahui berdasarkan hasil wawancara dengan Notaris dan PPAT Erwin Andriansyah Budiman, S.H, M,Kn, Notaris dan PPAT Yuliatri Tentri Sau, S.H., M.Kn dan Notaris dan PPAT Nana Suryana, S.H., M.Kn kesemuanya Notaris dan PPAT di Kabupaten Bandung.
di Kantor Notaris dan PPAT belum ada system yang dapat memfasilitasi keseragaman pembuatan dan pengelolaan arsip akta yang dibuat seperti akta jual beli, akta hibah dan akta pembagian hak bersama dengan memanfaatkan teknologi komputer dan jaringan internet sehingga menyebabkan masih terdapat perbedaan penyajian informasi antara kantor Notaris dan PPAT yang satu dengan lainnya. Permasalahan tersebut sebenarnya bisa diatasi dengan cara data-data yang diinput oleh Notaris dan PPAT dikirim ke “cloud†yang mana data tersebut akan diolah dan disimpan dan tidak akan ada terjadinya akta yang tumpang tindih di kantor Notaris dan PPAT lainnya, serta berguna juga bagi pihak lain yang ingin mengetahui informasi mengenai akta-akta yang dibuat oleh Notaris dan PPAT, selain itu pengguna aplikasi berbasis cloud akan memiliki akses ke data secara real-time dari manapun dengan koneksi Internet, penggabungan layanan software as a service untuk akses informasi, pengolahan dan penyimpanan.