Abstract :
Pada saat proses pembelian kain ada kalanya kain yang dibeli mengalami cacat. Cacat pada kain ini biasanya dideteksi dengan hanya mengandalkan ketajaman mata para pembeli dan penjual saja. Maka dari itu diperlukan suatu sistem yang dapat digunakan untuk membantu menemukan cacat pada kain yang dibeli. Metode GLCM dan SVM digunakan dalam sistem ini untuk mendeteksi jenis cacat kain. Metode GLCM dan SVM digunakan dalam sistem ini untuk mendeteksi jenis cacat kain. Sistem ini bekerja dengan cara mencocokkan nilai ekstraksi ciri dari citra kain yang telah tersimpan di database yang dimasukkan ke suatu sistem. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan akurasi sebesar 83,33% pada training set test dan 33,33% pada supplied set test. Hasil akurasi yang rendah pada supplied set test disebabkan oleh perbedaan kualitas citra dan adanya nilai interval yang besar antara ciri yang satu dengan yang lainnya.