Abstract :
Perkembangan teknologi dan sistem informasi saat ini sangat dibutuhkan oleh perusahaan atau organisasi. Hal ini diwujudkan dengan adanya pengunaan komputerisasi sebagai alat bantu yang mampu menyimpan dan mengelolah segala macam data secara cepat, tepat dan akurat. Perhitungan point pelanggaran tata tertib siswa pada sekolah sangat diperlukan untuk mengetahui tingkat ketidakdisiplinan siswa dalam lingkungan sekolah, sehingga pihak sekolah akan dapat melakukan kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan peningkatan kepribadian siswa. Pembinaan-pembinaan dan tindakan/sanksi terhadap para siswa yang melanggar dengan tujuan untuk menekan seminimal mungkin tingkat pelanggaran siswa di sekolah dan meningkatkan kedisiplinan siswa. Upaya menegakkan disiplin Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di SMK Pekerjaan Umum Negeri Bandung diberlakukan penghitungan point pelanggaran/kesalahan yang dilakukan siswa berdasarkan aturan yang telah ditetapkan oleh sekolah. Jumlah point kesalahan yang dihitung kemudian ditindak lanjuti dalam berbagai tingkatan, mulai dari teguran lisan, peringatan I oleh wali kelas, peringatan II sampai III oleh wali kelas dengan pihak Bimbingan Konseling (BK), panggilan I orang tua/wali oleh wali kelas/pihak BK, panggilan II sampai ke III kali orang tua/wali dengan membuat surat perjanjian diketahui oleh pihak BK, panggilan II orang tua/wali dengan membuat surat perjanjian diketahui oleh kepala sekolah, sampai pada tingkat yang paling tinggi dengan bobot/jumlah point kesalahan paling besar dikembalikan kepada orang tua/ wali.
Desain penelitian ini suatu menggunakan metode deskriptif dan action research. Dalam melakukan suatu penelitian perlu dilakukan perencanaan penelitian agar penelitian yang dilakukan dapat berjalan dengan baik dan sistematis. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Pada perancangan dan analisis di penelitian ini, penulis menggunakan flowmap, diagram konteks, DFD, kamus data, normalisasi, tabel relasi da ERD.
Dari hasil pembahasan sebelumnya terdapat beberapa masalah di SMK PU Negeri Bandung. Dengan dibangunya sistem informasi ini maka diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah yang ada di Micro Entertaiment.