DETAIL DOCUMENT
Persepsi Dampak Kawasan Industri Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Di Kabupaten Cianjur (Studi Kasus Kecamatan Ciranjang Dan Kecamatan Sukaluyu)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Ardiansyah, Nur Ikhsan
Subject
710_Civic & Landscape Art. 
Datestamp
2020-11-16 03:22:35 
Abstract :
Kabupaten Cianjur dikenal sebagai lumbung padi terbesar di Provinsi Jawa Barat, dan sebagian penduduk bermata pencaharian sebagai petani. Secara administratif Kabupaten Cianjur terbagi menjadi 26 kecamatan dengan Cianjur sebagai Ibu Kota kabupaten. Dengan seiring perkembangan zaman serta perkembangan struktur perekonomian di lingkungan masyarakat, mengakibatkan kebutuhan akan lahan non-pertanian semakin meningkat, termasuk di Kabupaten Cianjur yang secara administrasi memiliki kawasan pertanian yang cukup luas dibeberapa wilayahnya, yang mengakibatkan banyaknya permintaan alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan non-pertanian khususnya pada bidang industri. Oleh karna itu permintaan lahan dari Investor atau spekulan tanah semakin meningkat, dan mengakibatkan harga lahan disekitarnya semakin meningkat. Kedua, akibat tingginya harga jual lahan yang semakin meningkat, mengakibatkan petani pemilik lahan di lingkungan sekitar terangsang untuk menjual lahannya. Proses peralihan lahan yang mulai diarahkan kearah industrialiasi ini tentunya bertujuan untuk meningkatkan kesejahterahan rakyat, dalam arti tingkat ekonomi yang lebih maju, maupun taraf hidup yang lebih bermutu. Industri menjadi salah satu sektor yang berperan penting dalam perkembangan dan pembangunan suatu wilayah. Berkembangnya perekonomian masyarakat merupkan salah satu dampak dari adanya kegitan industrialisasi, secara umum kegiatan industrialisasi mampu menjamin proses pembangunan ekonomi wilayah. 
Institution Info

Universitas Komputer Indonesia