Abstract :
Layanan VoIP adalah suatu transmisi paket suara yang dikirimkan menggunakan teknologi IP. Dibandingnkan dengan PSTN / jaringan telpon kabel tradisional yang berbasis resource-dedicated , layanan VoIP ini menggunakan basis resource-shared dari jaringan IP maka layanan VoIP ini lebih hemat biaya. Akan tetapi jaringan IP saat ini tidak memiliki QoS kontrol yang ketat dikarenakan jaringan IP saat ini berdasarkan model pelayanan best effort yang dijelaskan pada jurnal “Survey on QoS Management of VoIPâ€. Permasalahan IPv4 yang telah habis mengharuskan protokol IP yang digunakan berganti menjadi IPv6. Maka digunakanlah proses transisi IPv4 dan IPv6 yang tidak menginteferensi jaringan yang sudah ada, seperti beberapa contoh mekanisme transisi adalah tunneling teredo dan dual stack.Dengan menggunakan mekanisme transisi dengan metode dual stack berhasil diimplementasikan dengan VoIP dan menghasilkan rata-rata MoS 4,70 pada IPv4 dan 4,71 pada IPv6 sebagai end-point dan memenuhi kategori “BAIK†untuk kategori dari E-Model ITU-T P.800. Sedangkan untuk metode teredo tidak dapat diimplementasikan layanan VoIP dikarenakan NAT yang tidak bias diteruskan oleh Teredo Relay