Abstract :
Penggunaan listrik sudah sangat umum dan tersebar luas di Indonesia, akan tetapi sistem keamanan yang ada masih belum lengkap. Sehingga sangat beresiko untuk terjadinya kecelakaan yang tidak diketahui seperti kebakaran dan pencurian listrik. Selain itu, kesadaran setiap pengguna diperlukan untuk menghemat energi listrik yang ada saat ini. Oleh karena itu dibuatlah alat untuk dapat memonitoring penggunaan listrik. Alat ini dirancang agar dapat memberikan informasi penggunaan energi listrik secara terus menerus kepada pengguna. Selain itu, adapun sistem keamanan untuk mendeteksi beberapa parameter penting seperti, tegangan jatuh, tegangan naik, arus berlebih, token menipis dan suhu kabel. Sistem yang dibuat ini memiliki beberapa sensor yang digunakan, diantaranya yaitu, sensor arus ACS712 dengan selisih pengukuran 0.005-0.1Ampere. Kemudian ada sensor tegangan AC yaitu, ZMPT101B dengan selisih pengukuran 0.5-6.23VAC. Lalu untuk sensor faktor daya memiliki selisih pengukuran 0.01-0.18. Sensor suhu LM35DZ untuk mendeteksi panas berlebih pada bagian kabel yang terhubung sekitar beban, dan memiliki tingkat akurasi pembacaan sebesar 97.29-98.47%. Adapun sistem keamanan untuk memutuskan aliran listrik ke beban ketika terjadi hal yang tidak di inginkan, dengan menggunakan relay dan memberikan notifikasi terjadinya bahaya melalui LINE dan e-mail pengguna. Semua sistem dirancang dalam modul mikrokontroler ESP32, dan terkoneksi oleh internet dengan platform IoT Cayenne MyDevice.