DETAIL DOCUMENT
Analisis Efektivitas Mesin Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness Di Pt. Perkebunan Nusantara VIII Kebun Ciater
Total View This Week0
Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Sopyan, Agus
Subject
620_Engineering & Allied Operations. 
Datestamp
2021-01-30 03:19:40 
Abstract :
Perawatan adalah kegiatan pendukung utama yang bertujuan untuk menjamin kelangsungan peranan (fungsional) suatu sistem produksi (peralatan, mesin) sehingga pada saat dibutuhkan dapat dipakai sesuai kondisi yang diharapkan. Hal ini dapat dicapai antara lain dengan melakukan perencanaan dan penjadwalan tindakan perawatan dengan tetap memperhatikan fungsi pendukungnya serta dengan memperhatikan kriteria minimasi ongkos. Peranan 1perawatan 1baru akan sangat terasa apabila sistem mulai mengalami gangguan atau tidak dapat dioperasikan lagi. PT. Perkebunan Nusantara VIII merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan teh adapun bagian yang ada di perusahaan tersebut diantaranya yaitu bagian penimbangan, bagian pelayuan, bagian penggilingan, bagian pengeringan, bagian sortasi serta bagian pengepakan. Objek penelitian yang diambil yaitu mesin yang terdiri dari mesin bagian pelayuan, mesin bagian penggilingan, mesin bagian pengeringan dan bagian sortasi. Permasalahan yang ada di PT. Perkebunan Nusantara VIII yaitu terdapat banyaknya kerusakan mesin yang terjadi di lantai produksi. Hal ini tentunya berdampak pada proses produksi, oleh karena itu peneliti akan mencoba melakukan perbaikan efektivitas mesin dalam satu lintasan produksi. Perbaikan yang dilakukan yaitu dengan cara mengukur suatu mesin dengan perhitungan OEE yang bertujuan untuk mengetahui availability, performance dan rate of quality dalam satu lintasan produksi. Sehingga peneliti dapat mengetahui apa yang harus ditingkatkan setelah melakukan perhitungan tersebut. Berdasarkan penelitian dan dengan hasil perhitungan maka di dapatkan nilai overall equipment effectiveness sebesar 36.14 %. Availability sebesar 41.85 %, performance sebesar 100 % dan dan rate of quality sebesar 87 %. Jadi dapat disimpulkan bahwa untuk menigkatkan efektivitas suatu mesin dengan cara meningkatkan availability. Nilai availability dapat ditingkatkan dengan cara mengurangi waktu downtime pada suatu mesin. Adapun usulan yang diberikan yaitu perusahaan diharapkan dapat mengganti mesin dengan yang baru atau rekondisi serta perlunya pelatihan teknisi dalam memperbaiki mesin agar sesuai dengan standar operasional prosedur yang ditetapkan. 
Institution Info

Universitas Komputer Indonesia