DETAIL DOCUMENT
Kepentingan Amerika Serikat Dalam Reunifikasi di Semenanjung Korea 2017-2019
Total View This Week0
Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Widjaja, Mochamad Faisal Giffari
Subject
327_International Relations. 
Datestamp
2021-02-17 07:08:22 
Abstract :
Korea Selatan dan Korea Utara berasal dari satu negara Korea yang terpisah karena pecahnya perang Korea. Meskipun terpisah, ide untuk bersatu kembali selalu ada dari kedua negara. Namun, perbedaan pandangan mengenai bagaimana bentuk Korea yang bersatu selalu menjadi penghalang terjadinya reunifikasi. Ditambah dengan kehadiran Amerika Serikat menjadi faktor lain penyebab mandeknya proses reunifikasi Korea. Hubungan internasional, hubungan bilateral, kepentingan nasional, reunifikasi dan kebijakan luar negeri digunakan dalam penelitian ini sebagai teori-teori pendukung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualititaf. Penelitian ini juga di dukung dengan data – data sekunder dari referensi – referensi dan literatur yang berkaitan dengan penelitian. Studi pustaka diperlukan untuk melihat berbagai sumber informasi, baik berupa buku, jurnal, dan lain-lain. untuk melengkapi penelitian dan untuk memaksimalkan hasil penelitian. Faktor Idiosyncratic Pemimpin Korea, faktor eksternal, kesiapan masyarakat dan faktor ekonomi menjadi penghambat terjadinya reunifikasi. terlebih lagi kehadiran Amerika Serikat menjadi fokus utama Korea Utara sebagai penghalang reunifikasi dengan kepentingan-kepentingannya, seperti denuklirisasi dan kerjasama militer dengan Korea Selatan. Sikap Amerika Serikat terkait dengan reunifikasi terus berubah-ubah seiring dengan keadaan di semenanjung Korea. Pada dasarnya, AS mendukung adanya perdamaian dan stabilitas keamanan di semenanjung Korea. Namun, mereka juga ingin ikut dilibatkan dalam isu reunifikasi ini. 
Institution Info

Universitas Komputer Indonesia