Abstract :
Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mendeskripsikan mengenai Makna Kegiatan Social Traveling oleh Yayasan Pemuda Peduli Kota Bandung dalam Membentuk Karakter Diri Volunteer. Penelitian ini dilakukan dengan 4 subfokus: pengertian, perasaan, nada dan maksud.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi deskriptif. Subjek penelitian ini berjumlah 4 informan (2 informan kunci dan 2 informan pendukung) yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui studi literatur, pencarian data secara daring, wawancara mendalam, observasi nonpartisipan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, pengurangan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dengan peningkatan ketekunan, triangulasi data dan membercheck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengertian meliputi pemahaman mengenai konsep program dan kesamaan tata bahasa yang digunakan serta cara penyampaian informasi. Perasan terdiri dari sikap dan perilaku ketika adaptasi, kontrol situasi dan dorongan motivasi. Nada dilakukan terdiri dari pendekatan dengan masyarakat sebagai proses adaptasi dan intonasi atau penyucapan yang digunakan saat menyampaikan informasi. Maksud yang meliputi landasan dan tujuan program, konten program (informatif, persuasif. edukatif), pengalaman yang didapatkan selama kegiatan, manfaat program dan harapan kedepannya untuk program.
Kesimpulan penelitian ini adalah dengan menggunakan keempat aspek makna tersebut, volunteer social traveling mendapatkan berbagai pengalaman dan nilai moral selama kegiatan sehingga membuat karakter diri mereka mengalami peningkatan yang positif secara berkala. Saran peneliti agar Yayasan Pemuda Peduli memanfaatkan kemajuan teknologi dalam membantu daerah yang membutuhkan, seperti dengan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat sekitar mengenai teknologi melalui konten yang diberikan agar daerah mereka dapat bersaing serta melakukan kegiatan social traveling di luar Jawa Barat agar dapat lebih menarik volunteer atau generasi muda dari berbagai daerah lain untuk ikut serta dalam kegiatan.