Abstract :
Self-talk atau monolog, merupakan kegiatan berdialog yang ditujukan untuk diri sendiri, namun kegiatan ini tidak hanya dengan menggunakan inner voice, tetapi juga dapat dilakukan dengan suara yang lantang. Terkadang dalam kegiatan self-talk ini biasanya dilakukan tanpa disadari oleh diri sendiri. Self-talk yang dilakukan oleh masing-masing individu memiliki implikasi positif dan negatif. Self-talk atau monolog dilakukan oleh semua orang, dari anak kecil hingga dewasa. Menariknya, manusia lebih sering melakukan self-talk yang negatif daripada yang positif. Oleh sebab itu harus dibiasakan melakukan self-talk positif, terutama pada remaja. Remaja masih banyak yang tidak mengetahui tentang self-talk, dampak dari self-talk dan cara mengatasinya, maka solusinya memberikan informasi tentang dampak ¬self-talk. Perancangan dilakukan berdasarkan penelitian, dengan pengumpulan data melalui kuisioner, wawancara dan studi literatur. Perancangan ini dilakukan bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai dampak dari self-talk positif. Hasil yang dicapai adalah untuk memberikan informasi penting kepada remaja mengenai dampak self-talk positif melalui buku ilustrasi.