Abstract :
Iklan merupakan bentuk wujud dari sebuah komunikasi. Dengan adanya iklan, terdapat pula wacana yang berupa untuk menyampaikan sebuah informasi. Dimana hanya dalam beberapa menit, iklan dapat menyampaikan sebuah informasi. Salah satunya ialah Iklan Ramayana #Kerenlahirbatin yang disutradai oleh Dimas Djay. Iklan tersebut dikemas secara sederhana dan memiliki makna atau pesan moral tanpa menghilangkan fungsi iklan yaitu mempersuasi audiens. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis keterkaitan antara subjek, konteks dan perspektif menurut Retorika Hesford & Brueggemann dalam Iklan Ramayan Department Store Versi #kerenlahirbatin. Adapun metodologi yang digunakan yaitu kulitatif dengan analisis Retorika Hesford & Brueggemann. Hasil dari penelitian ini yaitu Ramayana ingin mempromosikan pruduknya dengan menampilkan subjek ibu qasidah di setiap scene yang mewakili perasaan dari pemuda tersebut yang ingin memberikan keluarganya hadiah menjelang hari raya idul fitri. Pesan yang ingin disampaikan terdapat pesan dari pembuat iklan yaitu suatu fenomena kebiasaan yang ada di masyarakat Indonesia yaitu saat menjelang hari raya Iedul Fitri membeli pakaian baru di gambarkan melalui lirik lagu yang digunakan dan kemunculan ibu-ibu pada setiap scene-nya dan Ramayana Department Store selaku pembuat iklan menyediakan dengan harga yang terjangkau namun tidak murahan sesuai dengan hashtag-nya #kerenlahirbatin dan terdapat visual poster-poster berlogo discount.