Abstract :
Penggunaan istilah tempat sampah bermula memiliki pengertian sebagai lokasi atau areal dimana seseorang diperbolehkan untuk membuang sampah, dalam perkembangannya penggunaan istilah tempat sampah merujuk pada sebuah benda yang berbentuk wadah, digunakan untuk menampung sampah. Kondisi lingkungan sosial tidak terlepas menjadi latar belakang bagaimana tempat sampah ini dirancang dan diproduksi. Pada tahun 2010 hingga 2019 di kawasan Malioboro terdapat sebuah fenomena perubahan desain tempat sampah yang meliputi tampilan bentuk dan penggunaan material. Melalui pendekatan sosiologi desain, penelitian ini mencoba menguraikan karakteristik desain dan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan desain tempat sampah. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan prinsip totalitas, prinsip waktu, dan prinsip nilai untuk menganalisis faktor–faktor yang apa yang hilang, apa yang tetap, apa yang berubah dan apa yang ditambah dari tempat sampah yang ditemukan pada tahun 2010 hingga 2019. Dalam hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perubahan desain tempat sampah di kawasan Maioboro berfokus pada bentuk yang sederhana dengan mengedepankan fungsi. Perubahan bentuk, ukuran dan warna pada tempat sampah dapat disadari mempengaruhi cara penggunaan dan perilaku pengguna. Nilai estetika pada tempat sampah menambah peran fungsi benda, yakni sebagai elemen penghias trotoar kota.