Abstract :
Sistem pengendalian mutu adalah suatu prosedur yang diberlakukan oleh kantor akuntan publik untuk mendukung pekerjaan auditor agar dapat melakukan audit dengan sesuai standar di setiap penugasannya, seorang auditor perlu mematuhi kode etik yang berlaku dalam setiap penugasannya, bila sistem pengendalian mutu dan kepatuhan pada kode etik berjalan dengan baik maka akan menghasilkan audit yang berkualitas. Pada penelitian ini terdapat suatu kasus yang menyebabkan terjadinya rendahnya kualitas audit yaitu terjadi akibat tidak menerapkan sistem pengendalian mutu, dan tidak mematuhi kode etik yang beralaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh sistem pengendalian mutu, kepatuhan pada kode etik terhadap kualitas audit. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 13 dengan 4 auditor senior dan 9 auditor junior. Penelitian ini menggunakan metode analisis statistik dengan software SPSS 25 for windows. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa sistem pengendalian mutu berpengaruh terhadap kualitas audit, dan kepatuhan pada kode etik berpengaruh terhadap kualitas audit.